Puisi: Gugus

Sekadar repost puisi yang ditulis tahun lepas.

 

Gugus

 

Lembaran demi lebaran-

Kusam

Nota demi nota-

Terkulai di birai senja; dendangkanlah

Sebaris Al-Baiyinah di ufuk mentari

Agar mampu dijalani terik hari

Bekalkanlah sepotong Al-Anfaal

Biar mampu diusap perit luka

Tarikan alunan semadah Kahfi

Agar gugur segenggam khilaf

Yang terus merantai celahan minda

Sajikanlah sepinggan Fatihah

Biar dibuka segala hati

Agar mampu diserapi

Segugus mutiara ilmu di celahan duri.

 

Nukilan,

Dalili, 18 Mei 2013

 

Note: Semua puisi yang diterbitkan dalam blog ini adalah hak cipta terpelihara didaftarkan di bawah Perpustakaan Negara Malaysia. Segala cetak semula tanpa izin adalah dilarang. Terima kasih.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s